Sementara itu, Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, menyambut baik inisiatif ini dan menjelaskan bahwa kegiatan ini didukung oleh Balai Karantina di Sulawesi Barat.

“Kita berterimakasih atas dukungannya, karena Badan Karantina ini sangat penting apalagi kedepan akan ada clinic karantina. Dimana membantu warga yang mau ekspor produk usahanya,” jelasnya.

Contohnya, pelaku usaha diajari cara untuk memasarkan produk seperti keripik pisang, ikan, kopi, dan coklat ke pasar ekspor. Sulbar Expo menjadi wadah untuk para pelaku usaha di Sulawesi Barat bertemu dan berkolaborasi.

“Kegiatan ini harus terus kita lakukan secara rutin. Seperti tanggal 13 Desember akan kita pameran batu ngalo di taman Pemprov Sulbar. Jadi mengangkat satu komoditi karena dulu sangat rame dan banyak diminati Jepang, China dan negara luar lainnya,” bebernya.

YouTube player