RAKYAT NEWS, POLMAN – Mantan Anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Periode 1997-2009, Achmad Latief (68), punya cerita dan kenangan tersendiri soal sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Polman, Andi Bebas Manggazali.

Menurut Latief, dirinya bersama ayah Andi Bebas, yakni Andi Manggazali, pernah sama-sama menjadi anggota DPRD Polman. Di saat pula, Latief mengenal Bebas sebagai siswa yang berprestasi.

Kata dia, saat Bebas masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 5, dia sudah mulai belajar dan menyukai olahraga renang. Bahkan, dia pernah ikut lomba dan berhasil juara.

“Beberapa kali ikut perlombaan renang kelompok umur. Kita (Polman) pernah meraih medali juara 2 tingkat nasional mewakili Provinsi Sulawesi Selatan, saat itu belum ada pemekaran Sulawesi Barat,” ungkap Latief, Rabu, 29 Mei 2024.

Pengakuan Latief, Bebas Manggazali sudah menganggap dirinya selayaknya sebagai kakak, orang tua, dan keluarga sendiri.

“Sudah tidak asing lagi, dan selama ini memang karakternya baik, tidak pilih kasih, menghargai orang lain, meski kita tahu kalau ia masih punya darah bangsawan,” imbuh Latief.

Terkait rencana Bebas Manggazali untuk maju sebagai bakal calon bupati di Pilkada Polman 2024, Latief menyatakan siap memberikan dukungan sepenuhnya tanpa pamrih.

Dia berujar, Bebas memiliki turunan kepemimpinan yang baik mulai dari leluhurnya yang merupakan Mara’dia Tomadio hingga menurun ke ayahnya, Andi Manggazali.

“Pengalamannya di birokrat luar biasa, sebagai Sekda ia merupakan top leader bagi ASN dan selama menjabat tidak ada hal-hal atau tindakan yang merugikan orang lain. Tentu saya mendukung sepenuhnya maju untuk menjadi Bupati Polman,” ujar Latief.

Dia menyatakan, dirinya akan menyiapkan kediamannya di Kecamatan Tinambung sebagai posko pemenangan untuk Andi Bebas Manggazali.